Banyuwangi (Humas)-Ciptakan rasa cinta akan budaya, MTsN 11 Banyuwangi di Harlah ke-44 mengadakan Dance Festival Madseba, Selasa (14/02/2023). Kegiatan ituberupa festival tari tradisional khas Banyuwangi tingkat SD/MI sederajat se-Kalimore (Kalibaru-Glenmore).
Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari SD/MI, terbukti dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan festival Tari ini. Peserta DFM kali ini berjumlah 18 tim dari SD/MI sederajat tingkat Kalimore, masing-masing tim berjumlah maximal 5 anak dan minimal 3 anak.
Disamping adanya kegiatan DFM ini, ada juga kegiatan bazar yang di ikuti oleh seluruh peserta didik MTsN 11 Banyuwangi. Kegiatan ini juga di dukung ekskul kesenian yang ada di MTsN 11 Banyuwangi. Peserta didik yang tergabung dalam ekstrakurikuler kesenian ikut serta memeriahkan acara Harlah kali ini, mereka menampilkan beberapa atraksi kesenian khas Banyuwangi yaitu kesenian barongan macan.
Kegiatan Dance festival madseba ini menghadirkan seorang juri Ratna Dwi Kurniawati, sedangkan juri pendamping berasal dari MTsN 11 Banyuwangi yang merupakan pembina Ekstrakurikuler tari di MTsN 11 Banyuwangi Mualifatul Waro.
Kepala MTsN 11 Banyuwangi melalui waka Junaidi saat membuka kegiatan mengatakan, bakat minat yang dimiliki oleh peserta didik dapat disalurkan melalui kegiatan tersebut, sekaligus sebagai media dalam melestarikan budaya local.
“Kita berharap dari kegiatan bakat minat yang dimiliki oleh peserta didik dapat tersalurkan dan juga ikut melestarikan budaya”, tandasnya.
Dari dari kegiatan ini SDN 4 Kalibaru Manis berhasil menyabet juara 1, juara kedua diraih oleh SDN 3 Kebonrejo, dan juara ketiga diraih oleh SDN 2 Kalibaru Wetan.
Diharapkan dari kegiatan ini peserta didik MTsN 11 Banyuwangi dan peserta didik SD/MI Kalimore sebagai generasi milenial dapat terus melestarikan budaya agar tidak hilang ditelan masa. (wrh/yas)


